Studi Standarisasi Interior Rumah Kecil Sederhana di Kawasan Urban Kota Bandung

Adinda Safrina

Abstract

Population growth, changing times and lifestyles encourage Bandung city residents to choose small, simple houses measuring less than 70m2. This type of house is in great demand because the price is aff ordable for the middle economic class. However, space limitations are a major problem. This research aims to examine the layout and circulation of comfort in small, simple residences in the urban area of Bandung. This research uses a qualitative method with an ethnographic approach through observation and interviews based on the residents’ activities and professions as well as categorization of new families. The analysis was carried out using 16 samples of simple small houses in the city of Bandung. The results of the research found 15 criteria for forming space saving designs in 16 samples of simple small houses with a minimum of 2 and a maximum of 7 elements supporting these criteria, namely the concept of hidden storage and transformed space. This research recommends the application of the Space saving design concept for designing simple small houses in various other urban residential areas.

AbstrakPertambahan penduduk, perubahan zaman, dan gaya hidup mendorong masyarakat kota Bandung untuk memilih rumah kecil sederhana berukuran kurang dari 70m2. Tipe rumah ini banyak diminati karena harganya terjangkau oleh kelas ekonomi menengah. Namun, keterbatasan ruang menjadi masalah utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tata letak dan sirkulasi kenyamanan di rumah tinggal kecil sederhana di kawasan urban kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi melalui observasi dan wawancara berdasarkan aktivitas dan profesi penghuni serta kategorisasi keluarga pemula. Analisa dilakukan melalui 16 sampel rumah kecil sederhana di kota Bandung. Hasil penelitian ditemukan 15 kriteria pembentuk Space saving design pada 16 sampel rumah kecil sederhana dengan minimal 2 dan maksimal 7 unsur penunjang kriteria tersebut yaitu konsep penyimpanan tersembunyi dan ruang yang bertransformasi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan konsep Space saving design untuk perancangan rumah kecil sederhana di berbagai kawasan permukiman kota urban lainnya.

Keywords

interior design; urban house; space optimization; multifunctional furniture

Full Text:

PDF

References

Astonkar, Dhiraj V; Dr. Sanjay M. Kherde. (2015). Development in Various Multipurpose

Furniture's by Using Space Saving Approach. International research journal of engineering and technology (IRJET). Volume 02.

Creswell, John W & Cheryl N. Poth. (2018). Qualitative Inquiry And Research Design: Choosing

Among Five Approach. USA: Sage Publication.

Kondo, Maria. (2017). The Life-Changing Magic of Tidying Up. Seni Beres Beres dan Metode Merapikan ala Orang Jepang. Yogyakarta: PT. Bentang Pustaka.

Lawson, Bryan. (2001). The Language of Space. Great Britain: Reed Educational and Professional Publishing.

Life Edited n.d Take a Historical Tour of Space Saving Design. Online at hĴps://lifeedited.com/

take-a-historical-tour-of-Space-saving-design/ Accessed September 2019.

Marizar, Eddy S. (2005). Designing Furniture, Teknik Merancang Mebel Kreatif. Yogyakarta:

Media Pressindo.

Miles dan Huberman (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Moelong, Lexy J. (2005). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Panero, Julius dan Martin Zelnik. (1979). Human Dimension & Interior Space. Jakarta: Erlangga.

PluckneĴ, Jenny and Peter Broke Ball. (1998). Storage and Space Saving. London: Octopus

Publishing Group.

Suptandar, J. Pamudji. (1999). Disain Interior: Pengantar Merencana Interior untuk Mahasiswa

Disain dan Arsitektur. Jakarta: Djambatan.

Shaff er, Jay. (2009). Tiny House Book. United States: Tumbleweed Tiny House Company.

Sasaki, Fumio. (2018). Goodbye, Things. Hidup Minimalis ala Orang Jepang. Jakarta: Gramedia

Pustaka Utama.

Thogersen, Kristofer. 2017. Small spaces need smart solutions Designing furniture for small spaces,

in connection with human wellbeing.

WhiĴick, Arnold. Johannes Schreiner. (1947). The Small House : Today and Tomorrow. Great

Britain: Latimer Trend & Co., Ltd Plymouth.

Widyahantari, Rani; Nur Fajri Alfata dan Yuri Hermawan. (2013). Simulasi Ruang Gerak dalam

Hunian Sederhana Berdasarkan Antropometri Manusia Indonesia (Menuju Standarisasi

Perencanaan dan Perancangan Hunian Sederhana yang Ergonomis).

Wilkening, Friĵ. (1987). Tata Ruang. Yogyakarta : Kansius.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.