Perkembangan Gaya dan Teknik Seni Lukis Jelekong Dekade Tahun 1970 sampai dengan Tahun 2024
Abstract
The art of Jelekong Village is passed down from one generation to the next, and is increasingly developing both in terms of style and painting techniques. Many similar studies have been carried out previously by other researchers, especially regarding traditional art in Jelekong Village, but there has been no research that specifi cally addresses the styles and techniques of Jelekong painting. The aim of writing this article is to fi nd out what factors infl uence the development of Jelekong painting styles and techniques so that Jelekong painting styles and techniques develop. This research uses an ethnographic method with data collection stages through fi eld investigations and is supported by relevant literature sources. The results of this research found a mapping of the visual style character of the forms and techniques of Jelekong paintings in the era 1970 to 2002 and 2002 to 2024, as well as the elements that infl uenced the visual style of these paintings.
Abstrak
Kesenian Desa Jelekong diwariskan secara turun temurun dari satu generasi sampai ke generasi berikutnya, dan semakin berkembang baik dari segi penggayaan maupun teknik melukisnya. Banyak penelitian sejenis dilakukan sebelumnya oleh peneliti lain khususnya tentang kesenian tradisional di Desa Jelekong, namun belum ada penelitian yang mengangkat secara spesifi k tentang gaya dan teknik seni lukis Jelekong. Penulisan artikel ini bertujuan mencari faktor-faktor apa saja yang berpengaruh terhadap perkembangan gaya dan teknik seni lukis Jelekong sehingga terjadi perkembangan gaya dan teknik lukis Jelekong. Penelitian ini menggunakan metode etnografi dengan tahapan pengumpulan data melalui investigasi di lapangan serta didukung oleh sumber pustaka yang relevan. Hasil penelitian ini menemukan pemetaan karakter gaya visual bentuk dan teknik lukisan Jelekong di era tahun 1970 sampai dengan 2002 dan 2002 sampai dengan 2024, serta unsurunsur yang mempengaruhi gaya visual lukisan tersebut.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Andriyanto. (2012). Pewarisan Seni Lukis Jelekong. Tesis Bandung: STSI.
Alya, S. H. (2021). Lukisan Pemandangan: Teknik Spon Dalam Karya Seni Lukis Jelekong. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 7(1), 103-110. hĴp://dx.doi.org/10.37905/aksara.7.1.103- 110.2021.
https://doi.org/10.37905/aksara.7.1.103-110.2021
Balik, G., & Balık Lökçe, D. (2019). On the Relationship of Landscape and Painting. AM Journal of Art and Media Studies, 19, 29-44. hĴps://doi.org/10.25038/am.v0i19.305.
https://doi.org/10.25038/am.v0i19.305
Chaniago, Amran Y.S. (2002). Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Jakarta: Pustaka Setia.
Chairunnisa, D. (2012). Perencanaan Kampung Wisata Dago Pojok Sebagai Wisata Kreatif Berbasis
Komunitas Lokal di Kota Bandung. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Dewi, B. S., & Rahim, M. A. (2018). Kajian Lukisan Still Life Jelekong. ATRAT: Jurnal Seni Rupa, 6 (1).
Damayanti, S. E., Kuswayati, S., & Gusdevi, H. (2021). Galeri Karya Pelukis Jelekong Kecamatan Baleendah Melalui Media Online Dengan Menggunakan Google My Business. Dimastek. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Teknologi, 1 (1 Maret), 7-10.
Hanifa, F. H. (2013). Model Pengembangan Pelukis Mandiri Dengan Pengembangan Industri Kreatif. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3 (1), 30-40. hĴps://doi.org/10.30999/jpkm.v3i1.39.
Himatul Alya, Sophia. (2021). Lukisan Pemandangan: Teknik Spon Dalam Karya Seni Lukis Jelekong. Jurnal Aksara. Volume 07, No.01
https://doi.org/10.37905/aksara.7.1.103-110.2021
Julisa, J., Parjito, P., & Putra, D. F. (2019). Persepsi Dan Partisipasi Masyarakat Kawasan Kampung Warna-Warni Terhadap Upaya Perbaikan. JPIG. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Geografi, 4 (1), 26-40. hĴps://doi.org/10.21067/jpig.v4i1.3108.
Kompepar Giriharja. (2013). Profi l Kelurahan Jelekong. Bandung: Kantor Kelurahan Jelekong.
Monika, D. K., & Widiastuti, N. (2020). Strategi Komunikasi Masyarakat Kampung Jelekong Dalam Mewariskan Seni Lukis. Mediakom, 4 (1), 58-69. hĴps://doi.org/10.32528/mdk.v4i1.3574
Nurazizah, G. R., & Darsiharjo. (2018). Kesiapan Masyarakat Desa Wisata di Kampung Seni & Budaya Jelekong Kabupaten Bandung. Jurnal Geografi Gea, 18 (2), 103-113. hĴps://doi.org/10.17509/gea.v18i2.13524
Perbawasari, S., Dida, S., & Nugraha, A. R. (2019). Peran stakeholders dalam membangun identitas Purwakarta yang berwawasan nilai budaya lokal. Profesi Humas Jurnal Ilmiah Ilmu Hubungan Masyarakat, 4 (1), 23. hĴps://doi.org/10.24198/prh.v4i1.21349.
Pradipta, D. T. (2019). Menyusur Dua Alur Lukisan Jelekong. Jurnal RUPA, 4 (2), 97- 111.
https://doi.org/10.25124/rupa.v4i2.2302
Sidqi, Muhammad Udhian. (2022). Strategi Pengembangan Kampung Seni & Budaya Jelekong,
Kabupaten Bandung. Jurnal Desa-Kota Volume 4, Nomor 2, 2022, 210 - 225.
https://doi.org/10.20961/desa-kota.v4i2.62297.210-225
Susanto, Mike. (2011). Diksi Rupa. Yogyakarta: Dicti Art Lab. Bali: Jagad Art Space.
Sukapura Dewi, B., Pandanwangi, A., & Prasetya, S. (2008). Kajian Seni Rupa
Shabiriani, Uzda Nabila. (2022). Representasi Mooi Indie dalam Lukisan Jelekong. Vol. 25 No. 3
https://doi.org/10.24821/ars.v25i3.5715
September-Desember 2022 185-194 DOI: hĴps://doi.org/10.24821/ars.v25i3.5715.
Setiawan, N. A. (2014). Strategi promosi dalam pengembangan pariwisata lokal di Desa Wisata Jelekong. Trikonomika, 13(2), 184-194. hĴps://doi.org/10.23969/trikonomika.v13i2.6 13.
https://doi.org/10.23969/trikonomika.v13i2.613
Yudistira, G. P., Endriawan, D., & Trihanondo, D. (2020). Analisis Keberadaan Pelukis Jelekong Dalam Medan Sosial Seni Rupa Di Bandung 194 Uzda Nabila Shabiriani Dan Faktor Penyebab Eksistensinya Dapat Bertahan Hingga Sekarang. eProceedings of Art & Design, 7(2).
Yuliani, M., & Zakiah, K. (2021). Strategi Pemasaran Karya Seni Lukis Di Kampung Seni Budaya Jelekong. Jurnal Manajemen dan Bisnis (Performa), 18(3), 75-87. https://doi.org/10.29313/performa.v18i3.7694
Refbacks
- There are currently no refbacks.





