Aesthetics And Innovation: Digitalization In the Development of Kalimantan Motif Designs
Abstract
In the current digital era, technology has brought significant changes to various aspects of life, including the fields of art and design. This article aims to elaborate on the role of digitalization in the development of motif design, particularly in the creation of 2D motifs inspired by Kalimantan’s traditional ornamental patterns using digital software. Many artists working with traditional motifs, especially those crafting Kalimantan-specific designs in various regions, have yet to adopt digital software to aid in their design processes. The article describes the use of the Practice-Led Research methodology with the following stages: 1) Pre-Design Stage: Collection and exploration of relevant references and visual sources related to the forms and motifs of Kalimantan’s culture; 2) Design Stage; 3) Realization Stage; and 4) Presentation Stage. The findings and results of the research indicate that the collaboration between aesthetics and technology can enrich the beauty of motif designs and open new opportunities in the art and design industry. This collaboration produces a harmonious blend of artistic tradition and technological innovation, allowing for the creation of more dynamic and contemporary works.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Albahi, H. D. (2021a). Dinamika merantau: Perwujudan kristalisasi memori dalam karya lukis. Journal of Contemporary Indonesian Art, 7(2), 90-97. doi:10.24821/jocia.v7i2.5861
Albahi, H. D. (2021b). Kajian makna dan konsep estetik pada ilustrasi harimau karya Bodilpunk. Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain, 24(3), 173-184. doi:10.24821/ars.v24i3.4883
Albahi, H. D. (2024a). "The self improvers" fashion trend 2023-2024 dalam desain digital ready to wear. Dalam Bookchapter ISBI Bandung 2024: Refleksi ruang digital dan seni budaya. Bandung: Sunan Ambu Press. Diambil dari https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/bookchapter/article/view/4209
Albahi, H. D. (2024b). Teknologi dan estetika: Peran digitalisasi dalam pengembangan desain motif. VIRAL: Journal of Visual Arts Practice and Literacy, 1(1), 13-23. doi:10.51817/viral.v1i1.20
Asmayanti, Mukhirah, & Fadhilah. (2020). Aplikasi desain digital dalam dunia fashion. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, 5(1), 61-72. Diambil dari http://jim.unsyiah.ac.id/pkk/article/view/15999
Giddens, A. (2005). Konsekuensi-konsekuensi modernitas (Nurhadi, Pnj.). Yogyakarta: Kreasi Wacana.
Gustami, S. P. (2007). Butir-butir mutiara estetika Timur: Ide dasar penciptaan seni kriya Indonesia. Yogyakarta: Prasista.
Hendriyana, H. (2015). Dasar-dasar teknis keindahan visual. Bandung: Sunan Ambu Press.
Hendriyana, H. (2018). Metodologi penelitian penciptaan karya. Bandung: Sunan Ambu Press.
Joedawinata, A. (2008). Unsur-unsur pemandu dalam artefak tradisional. Jurnal Ilmu Desain, 3(2), 57-74.
Kartika, D. S. (2016). Kreasi artistik: Perjumpaan tradisi modern dalam paradigma kekaryaan seni. Karanganyar: Citra Sains.
Maqdir, Z. M., & Budiman. (2024). Eksplorasi ragam hias/ornamen dari batik Buketan Bali dengan media digital. Jurnal Visual Ideas, 4(1), 69-73. Diambil dari https://journal.widyatama.ac.id/index.php/visualideas/article/download/1295/1006/6254
Nurani, A., & Setyawan, S. (2023). Kajian motif tenun ikat Dayak Sintang. Visual Heritage: Jurnal Kreasi Seni dan Budaya, 5(2), 201-209. doi:10.30998/vh.v5i2.4873
Nurcahyanti, D., & Bina Affanti, T. (2018). Pengembangan desain batik kontemporer berbasis potensi daerah dan kearifan lokal. Jurnal Sosioteknologi, 17(3), 391-402. doi:10.5614/sostek.itbj.2018.17.3.7
Patappa, M. M. (2019). Studi tentang pembuatan desain motif Batiklontara.com. Jurnal Imajinasi, 3(2), 88-98. doi:10.26858/i.v3i2.13038
Pranoto, I., Pratiswa, S. A., & Undiana, N. N. (2020). Motif burung enggang gading pada pakaian adat Dayak Kanayatn Kalimantan Barat. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 9(2), 226-231. doi:10.24114/gr.v9i2.18928
Renaningtyas, L., Tedjokoesoemo, P. E. D., & Krisentia, V. (2024). Pembuatan pola dan purwarupa digital menggunakan CLO 3D sebagai langkah berkelanjutan dalam industri fashion. Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana, 24(2), 103-113. doi:10.9744/nirmana.24.2.103-113
Sanyoto, S. E. (2005). Dasar-dasar tata rupa dan desain (Nirmana). Yogyakarta: Arti Bumi Intaran.
Sunaryo, A. (2009). Ornamen Nusantara: Kajian khusus tentang ornamen Indonesia. Semarang: Dahara Prize.
Susanto, M. (2012). Diksi rupa: Kumpulan istilah dan gerakan seni rupa. Yogyakarta: Dicti Art Lab.
Tobroni, M. I., Rujiyanto, & Soedarso, N. (2018). Design clinic eksplorasi motif Sintang, Desa Ensaid Panjang Kalimantan Barat. Dimensi: Jurnal Seni Rupa dan Desain, 14(2), 93-112.
https://doi.org/10.25105/dim.v14i2.2873
Troxell, M. D., & Stone, E. (1981). Fashion merchandising (3rd ed.). New York, NY: Gregg Division, McGraw-Hill.
Wibowo, I. T. (2015). Belajar desain grafis. Yogyakarta: Notebook.
Refbacks
- There are currently no refbacks.





