Penciptaan Ready To Wear Duluxe Aplikasi Motif Batik Bangbarong

Zafla Nisrina, Hadi Kurniawan

Abstract

This article is based on the type of practice-led research in the case report category, namely from the results of the D4 Vocational Final Assignment. This research was conducted through a thematic studio practice study with a focus on creating ready to wear Duluxe. Many other practitioners have previously done the creation of ready-to-wear Duluxe works, but in this case there is a need to develop creativity and innovation in the surface design that will be applied. The development of creativity and innovation in this work is carried out through the application of batik motifs inspired by Bangbarong stylization. This research aims to increase the diversity of types and forms of motifs applied to the Duluxe ready-to-wear group. To achieve this goal, this research uses the design thinking-practice-led research method which is carried out through the stages of exploration, design, realization and presentation. The result of the creation of this work is a ready-to-wear Duluxe garment with decorative elements of Bangbarong’s batik motif. It is hoped that the development and application of this motif can increase knowledge and the treasury of traditional batik artwork in Indonesia.

 

Abstrak

Artikel ini didasarkan pada jenis practice-led research kategori case report, yaitu dari hasil Tugas Akhir Vokasi D4. Penelitian ini dilakukan melalui studi praktik studio tematik de-ngan fokus penciptaan ready to wear duluxe. Penciptaan karya ready to wear duluxe telah ba-nyak dilakukan oleh praktisi lain sebelumnya, namun dalam hal ini perlu adanya pengembangan kreativitas dan inovasi dari surface design yang akan diaplikasikan. Pengembangan kreativitas dan inovasi pengkaryaan ini dilakukan melalui pengaplikasian motif batik yang terinspirasi dari stilisasi Bangbarong. Penelitian ini bertujuan untuk menambah khasanah diversifi kasi jenis dan bentuk motif yang diaplikasikan pada kelompok ready to wear duluxe. Untuk mencapai tujuan tersebut penelitian ini menggunakan metode design thingking- practice-led reasearch yang dilakukan melalui tahapan eksplorasi, perancangan, perwujudan dan penyajian. Hasil penciptaan karya tersebut berupa karya busana ready to wear duluxe dengan unsur dekorasi motif batik kreasi Bangbarong. Pengembangan dan aplikasi motif ini diharapkan dapat menambah pengetahuan dan perbendaharaan karya seni batik tradi-sional di Indonesia.

Keywords

hand-written batik; bangbarong; ready to wear Duluxe

Full Text:

PDF

References

Al-Muffi d, Syihabuddin Syaqif. (2022). Makna Keberagaman dalam Tradisi Bangbarongan. Bandung: FU UIN Sunan Gunungdjati.

Bahari, Nooryan. (2008). Kritik Seni. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Dharsono. (2007). Budaya Nusantara. Bandung: Rekayasa Sains.

-------------. (2016). Kreasi Artistik. Karanganyar: Citra Sains.

Djuniwarti, Djuniwarti & Cs. (2023). "Pengembangan Motif Batik Singabrong Keraton Cirebon Bergaya Flatdesign Untuk Generasi Millenial". Bandung, Jurnal Atrat FSRD ISBI Bandung.

Guntur, Soegeng Toekio M., dan Achmad Sjafi 'i. (2007). Kekriyaan Nusantara. Surakarta. ISI Press Surakarta.

Guntur, Guntur. (2016). Metodologi Penelitian Artistik. Surakarta: ISI Press Surakarta.

-------------. (2001). Teba Kriya. Surakarta: ARTHA-28.

Gustami, SP. (2004). Proses Penciptaan Seni Kriya (Untaian Metodologi). Yogyakarta: Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta.

Hardiman, F. Budi. (2015). Seni Memahami. Jakarta: PT. Kanisius.

Hendriyana, Husen. (2021). Metodelogi Penelitian Penciptaan Karya - Practice-Led Reasearch dan Practice Based Research - Seni Rupa, Kriya, dan Desain. Yogyakarta: Penerbit Andi.

------------. (2019). Rupa Dasar (Nirmana), Asas dan Prinsip Dasar Seni Visual. Yogyakarta. Penerbit Andi.

------------. (2009). Metodelogi Kajian Artefak Budaya Fisik: Fenomena Visual Bidang Seni. Bandung: Sunan Ambu Press, STSI Bandung.

Humardani, SD. (1982). Beberapa pikiran Tentang Seni Tradisi Latar Belakang Pengembangan Seni Tradisi Pertunjukan dalam Kumpulan Kertas Tentang Kesenian. Surakarta: STSI Press.

Marianto, M. Dwi. (2017). Art and Life Force. Yogyakarta: ScriĴo Books Publisher.

Marlianti, Mira & Hadi Kurniawan. (2023). Bookchapter: Seni Dalam Ragam Kelokalan: Konsep Sustainable Fashion Pada Perancangan Karya Busana. Bandung: ISBI Bandung.

Ricco, Arnandho. (2012). "Studi Komparatif Bentuk dan Makna Simbolik Topeng pada Pertunjukan Seni Bangbarongan Ujung Berung dan Bebegig Sukamantri di Jawa Barat". Thesis, Universitas Pendidikan Indonesia.

Riyanto, Muhammad Rizqi & Cs. (2021). Mengenalkan Kesenian Bela Diri Benjang Ujung Berung Bandung Melalui Perancangan Video Dokumenter Untuk Pelajar dan Mahasiswa. Bandung: FAD ITENAS.

Sachari, Agus. (2005). Budaya Rupa. Jakarta: Erlangga.

Suhersono, Hery. (2005). Desain Bordir Motif Geometris. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sumardjo, Jakob. (2000). Filsafat Seni. Bandung: Penerbit ITB.

Sunaryo, Aryo. (2018). Seni Rupa Nusantara. Semarang: Daharaprize.

Sanyoto, Sadjiman E. (2009). Nirmana: Elemen-elemen Seni dan Desain. Yogyakarta: Jalasutra.

Susanto, Mike. (2012). Diksi Rupa: Kumpulan Istilah dan Gerakan Seni Rupa. Yogyakarta: Dictiart Lab.

Waddle, Gavin. (2004). How Fashion Work: Couture, Ready To Wear, Mass Production. Oxford. Blackwell Science

Refbacks

  • There are currently no refbacks.